ولقد ذرأنا لجهنم كثيرا من الجن والإنس لهم قلوب لا يفقهون بها ولهم أعين لا يبصرون بها ولهم آذان لا يسمعون بها أولئك كالأنعام بل هم أضل أولئك هم الغافلون

Sabtu, 10 Maret 2012

Mengolah Gambar Adobe Photoshop

 Pada pembahasan ini akan dibahas beberapa fasilitas yang disediakan Adobe Photoshop CS3 yang dapat digunakan untuk mengolah sebuah gambar atau foto, mulai dari cara mengolah warna, menggabungkan gambar, mengatur gelap-terang, mencerahkan warna, mempertajam dan memburamkan gambar, serta membersihkan foto atau gambar .
menu untuk mengolah gambar
Gambar 3.56 Menu-menu untuk mengatur warna, penggabungan warna, dan mengatur gelapterang serta mencerahkan warna.
1. Clone Stamp Adobe Photoshop
Clone Stamp Tool
dapat Anda gunakan untuk menggandakan gambar, Anda dapat menerapkannya pada gambar lain atau bagian dari gambar yang sama. Langkah untuk menggunakan tombol Clone Stamp adalah seperti berikut.
(1) Siapkan dua buah gambar yang akan diolah.
(2) Pilih tombol Clone Stamp .
(3) Tentukan ukuran kuas dengan tepian yang halus dari pop-up pada Optionbar, sesuaikan ukuran kuas dengan kondisi gambar yang dikerjakan.
(4) Gunakan pilihan mode normal dengan nilai Opacity yang kecil. Jika merasa kurang, Anda bisa menambahkan nilai Opacity dengan menyesuaikan kondisi gambar yang dikerjakan.
(5) Aktifkan pilihan Use All Layers untuk mengambil contoh data dari semua layer yang ditampilkan.
(6) Letakkan mouse pada bagian gambar yang akan dikloning. Tekan Alt + klik pada bidang gambar tersebut untuk menentukan area pertama yang akan dikloning hingga mouse berubah bentuk menjadi lingkaran dengan tanda plus.
(7) Sapukan pointer mouse untuk membuat cloning gambar sehingga Anda dapat mendapatkan bentuk gambar yang diinginkan.
2. Menggunakan Tombol Focus, Toning, dan Sponge Adobe Photoshop
Tombol Focus terdiri atas tombol Blur dan Sharpen. Tombol Blur digunakan untuk melembutkan atau mengaburkan ketajaman batas sebuah image. Tombol sharpen digunakan untuk menambah ketajaman sebuah image yang mempunyai bagian-bagian yang kabur atau buram. Langkah untuk menggunakan tombol Focus adalah seperti berikut.
(1) Pilih tombol Blur atau Sharpen.
(2) Tentukan ukuran kuas dari pop-up di Optionbar.
(3) Tentukan Effect Mode untuk kombinasi warna dan Strength untuk daya tekan peranti tersebut.
(4) Aktifkan pilihan Use All Layers untuk mengaburkan atau menajamkan dengan menggunakan data dari semua layer yang ditampilkan.
(5) Sapukan bagian image yang ingin Anda kaburkan atau tajamkan.
Tombol Toning terdiri atas ombol Dodge yang digunakan untuk menambah pencahayaan dan tombol Burn yang digunakan untuk mengurangi pencahayaan suatu area pada gambar. Untuk menggunakan peranti ini, perhatikan langkah berikut.
(1) Pilih tombol Dodge atau Burn.
(2) Pilih ukuran kuas di Optionbar, kemudian tentukan besar kuas dan Hardness.
(3) Tentukan pilihan untuk perubahan pada image tersebut .
(4) Midtones, untuk mengubah area format (tidak gelap atau tidak terang)
(5) Shadows, untuk mengubah area yang gelap.
(6) Highlights, untuk mengubah area yang terang.
(7) Tentukan nilai pencahayaan pada pilihan Exposure.
(8) Sapukan bagian image yang ingin Anda modifikasi.
Tombol Sponge digunakan untuk mengubah kecerahan warna pada sebuah area. Pada mode Grayscale, peranti ini akan mengurangi atau menambah kontras gambar. Untuk menggunakan tombol Sponge, perhatikan langkah berikut ini.
(1) Pilih tombol Sponge.
(2) Tentukan ukuran kuas di Options Bar.
(3) Tentukan pilihan untuk mengubah warna.
Saturate, untuk memperkuat kecerahan warna.
Desaturate, untuk mengurangi kecerahan warna.
(4) Tentukan tekanan peranti tersebut pada pilihan Pressure.
(5) Sapukan pada bagian yang ingin Anda modifikasi.
3. Menggabungkan Foto Adobe Photoshop
Anda dapat menggabungkan beberapa foto menjadi satu tampilan dengan fasilitas Photomerge. Peranti ini akan lebih maksimal jika Anda menerapkannya pada gambar pemandangan yang akan menghasilkan foto panorama. Gunakan langkah berikut untuk menggabungkan beberapa foto.
(1) Klik menu File Automate Photomerge hingga tampil kotak dialog Photomerge.
(2) Dalam pilihan Use, pilih files untuk mengambil file gambar yang akan digabung dari data gambar yang Anda miliki.
(3) Klik tombol Browse untuk mengambil file foto yang akan digabung. Pastikan foto yang akan digabung mempunyai komposisi warna dan pencahayaan yang sama untuk memperoleh hasil penggabungan gambar yang maksimal.
(4) Pilih Layout penggabungan yang diinginkan.
(5) Klik Ok dan perhatikan hasilnya.
Aktifkan Crop Tool, kemudian aturlah bidang gambar yang akan dipotong hingga mendapatkan bentuk pemotongan yang diinginkan untuk merapikan gambar hasil penggabungan.
Hasil Photomerge
Gambar 3.57 Hasil Photomerge tiga buah foto sumber: www.digitalsecrets.net
4. Membuat Foto Hitam Putih Adobe Photoshop
Langkah untuk membuat foto hitam-putih adalah seperti berikut.
(1) Bukalah gambar yang akan diubah menjadi hitam-putih. Misalnya gambar berikut.
Foto yang akan dibuat hitam Putih
Gambar 3.58 Foto yang akan dibuat hitam Putih
(2) Klik menu Image Adjusment Black & White hingga muncul tampilan kotak dialog seperti pada gambar.
Koatak dialog Black and White
Gambar 3.59 Koatak dialog Black and White
(3) Pilihlah salah satu pilihan Preset yang Anda inginkan atau Anda bisa mengatur kombinasi warnanya dengan menggeser slinder warna yang ada.
Foto hitam putih
Gambar 3.60 Foto hitam putih
5. Membuat Contoh Kreasi Grafis Adobe Photoshop
Menggunakan program aplikasi pengolah grafis Adobe Photoshop CS3 Anda dapat membuat berbagai kreasi grafis yang menarik. Gambar/ foto hasil olahan dapat Anda gabung untuk membuat kreasi tersebut. Salah satu contoh kreasi yang dapat Anda buat adalah kartu nama. Pada bagian ini Anda akan mempelajari langkahlangkah pembuatan kartu nama menggunakan Adobe Photoshop. Ikutilah langkah-langkah berikut.
(1) Buatlah dokumen baru pada Adobe Photoshop dengan memilih File > New.
(2) Anda akan membuat sebuah kartu nama dengan ukuran 9 cm × 5,5 cm. Masukkan ukuran tersebut pada kotak dialog New.
Membuat dokumen baru
Gambar 3.61 Membuat dokumen baru dengan ukuran sebesar kartu nama
(3) Buatlah background berupa gradasi warna menggunakan Gradient Tool.
Background dibuat Gradient Tool
Gambar 3.62 Background dapat dibuat menggunakan Gradient Tool
(4) Buatlah layer baru yang berisikan gambar hasil olahan Anda yang telah disesuaikan ukurannya. Tempatkan pada posisi yang sesuai.
layer di atas layer background
Gambar 3.63 Gambar dapat ditambahkan pada layer di atas layer background
(5) Tambahkan teks berupa nama, alamat, dan nomor telepon Anda.
layer ditambahkan teks
Gambar 3.64 Pada layer yang berbeda dapat ditambahkan teks
(6) Anda dapat pula menambahkan hiasan menggunakan Brush Tool, seperti gambar kupu-kupu. Selain itu, Anda dapat pula menambahkan kata-kata penyemangat pada kartu nama tersebut.
Hiasan Brush Tool
Gambar 3.65 Hiasan dapat ditambahkan menggunakan Brush Tool
(7) Simpanlah file kartu nama Anda. Anda dapat pula mencetaknya.
Jika Anda hendak mencetak kartu nama tersebut pada kertas ukuran A4, Anda dapat mencetak beberapa kartu nama sekaligus. Untuk melakukannya, ikuti langkah-langkah berikut.
(1) Buatlah dokumen baru dengan ukuran kertas A4.
(2) Buatlah garis-garis bantu pada lembar kerja Anda dengan ukuran yang sama dengan ukuran kartu nama Anda. Gunakan fasilitas Ruler untuk membantu Anda.
garis bantu (guide)
Gambar 3.66 Anda dapat membuat pola menggunakan garis bantu (guide)
(3) Bukalah file dokumen kartu nama yang telah Anda buat. Menggunakan Move Tool duplikasi kartu nama Anda ke dokumen baru Anda hingga seluruh halaman terisi.
mencetak dalam kertas A4
Gambar 3.67 Anda dapat mencetak beberapa kartu nama sekaligus dalam selembar kertas A4
(4) Anda dapat mencetak dokumen tersebut menggunakan printer.

Tidak ada komentar: